Selebrasi Tak Mengenal Batas

Selebrasi Tak Mengenal Batas

Kurang lebih sekitar empat bulan yang lalu saya memulai sebuah kegiatan baru untuk meningkatkan kapasitas diri. Ya, bergabung dengan Institut Ibu Profesional dan menjalani sebuah program yang bernama matrikulasi. Seperti namanya, matrikulasi ini merupakan awal dari semua pendidikan yang akan dijalani nantinya selama belaajr di Institut Ibu Profesional.

Tanpa terasa di akhir bulan Juni semua kegiatannya selesai. Sudah waktunya saya dan teman-teman lain naik ke tahap selanjutnya. Oleh karena itu, sebagai penutup kegiatan matrikulasi ini, sebuah selebrasi diadakan.

Biasanya selebrasi diadakan secara luring. Bertatap muka dengan teman-teman yang selama ini hanya ditemui melalui grup Whatsapp. Sayangnya, COVID-19 membuat semua itu tidak mungkin. Selebrasi pun akhirnya diadakan secara daring.

Sebagai salah satu perangkat kelas, selama dua minggu terakhir dipadatkan dengan upaya memberikan selebrasi ini dengan sebaik-baiknya. Mulai dari menyiapkan video selebrasi, menyusun acara, sampai memilih narasumber untuk memberikan materi saat selebrasi.

Alhamdulillah, bisa dikatakan semua persiapan berjalan lancar. Semua upaya dilakukan untuk menyukseskan acara selebrasi ini. Bahkan harus merelakan gladi bersih malam hari setelah semua anak-anak tertidur.

Rasanya sungguh luar biasa. Sudah lama aku tidak melakukannya. Menyiapkan acara, menjadi bagian dari orang-orang di balik layar. Bahkan diminta untuk menjadi moderator yang membuka dan menutup acara. Termasuk mendampingi narasumber dalam sesi diskusi.

Akhirnya, semalam selebrasi terlaksana dengan baik. Namun, bukan tanpa drama tentunya. Di tengah jalannya selebrasi si bungsu mendadak minta ditemani dan tidak mau ditinggal. Tangisannya sedih sekali, seakan-akan tidak mau ditinggal.

Terpaksalah ibu yang harusnya jadi moderator ini digantikan oleh rekan lain yang menjadi host biar bisa menidurkan si bungsu dulu. Rasanya senang sekali, semua saling bantu dan memaklumi apa yang terjadi.

Foto Bersama Para Matrikan Batch 8

Acara yang berlangsung hampir dua jam ini tidak terasa sama sekali. Ada rasa haru, sedih, dan senang bisa bertatap muka melihat teman-teman yang selama ini tidak pernah ditemui wajahnya. Sempat pula bernostalgia saat video selebrasi diputar. Sungguh seperti mimpi masa tiga bulan itu terlewati dengan baik.

Berlalunya matrikulasi ini berarti berlanjut ke tahap selanjutnya, kelas Bunda Sayang. Kelas ini tentunya akan lebih banyak menguras waktu karena akan berlangsung selama 15 bulan lamanya, dengan 12 kegiatan per satu bulan.

Butuh banyak amunisi agar bisa menjalaninya. Namun, semoga Allah melancarkan semuanya. Supaya semua ilmu yang didapatkan menjadi sebuah keberkahan.

Terima kasih para matrikan Batch 8, atas semua kebersamaan dan ilmunya. Semoga kita bisa bersaudara sampai nanti sesurga bersama.

One thought on “Selebrasi Tak Mengenal Batas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s